Imamat 10:3
"..Inilah yang difirmankan TUHAN: kepada orang yang karib kepada-Ku Kunyatakan kekudusan-Ku, dan dimuka seluruh bangsa itu akan kuperlihatkan kemuliaan-Ku..."
Apa yang paling kita harapkan dari seorang sahabat karib? Sahabat karib adalah seorang sahabat yang paling dekat dengna kita. Seringkali kedekatan kita dengannya melebihi kedekatan kita dengan saudara kandung kita sendiri. Kepada sahabat kariblah orang biasanya akan mengadu, mencurahkan isi hatinya, berkeluh kesah dan bercerita bahkan mungkin mengenai hal-hal yang sifatnya pribadi sekalipun . Biasanya mereka sangat mengenal kita termasuk kelemahan-kelemahan yang mungkin ada dalam diri kita. Terhadap seorang sahabat karib biasanya kita percaya dengan sepenuh hati. Apa yang bakalan dirasakan jika seorang sahabat karib menghianati kita? mungkin akan muncul rasa kecewa, rasa sakit hati yang melebihi sakit hati akibat dikecewakan orang yang tidak dekat dengan kita, atau mungkin juga rasa muak. Hal seperti ini timbul karena seharusnya seorang sahabat karib adalah tempat dimana kita bisa berteduh dalam duka, dan akan menjadi orang pertama yang ikut bahagia ketika kita berada dalam suka. Kepercayaan, pengertian, itu tentu menjadi sebuah harapan besar dari seorang sahabat karib
Tuhan sejak semula merindukan manusia bisa menjadi sahabat karibnya. Sayangnya menusia jatuh dalam dosa sejak awal pula. Namun dengan demikian, Tuhan tidak henti-hentinya menunggu kerelaan dari manusia, yang begitu dikasihi, untuk datang kepadaNya, dan bergaul akrab denganNya.
Dalam Alkitab kita mengenal tokoh bernama Henokh. Disebutkan bahwa Henokh berusia 65 tahun ketika mendapatkan seorang anak laki-laki bernama Metusalah. Henokh hidup bergaul dengan Allah selama 300 tahun lagi. Betapa luar biasanya sebuah hubungan kekerabatan yang akrab dan karib yang tidak lekang makan waktu. Kita bisa melihat ddari ayat ini bagaimana Henokh mampu menjaga hubungannya dengan sang pencipta, hidup selaras dengan kehendak Tuhan sebegitu lama. Kesetiaannya teruji dalam rentang waktu yang begitu panjang. Saya yakin pada masa itu Henokh bukan tidak mendapat cobaan dari berbagai keinginan duniawi yang bisa menariknya menjauh darin Allah namun Henokh tidak terpengaruh dengan itu, Fakta Alkitab menyebutkan bahwa Henokh tetap bergaul dengan Allah selama 300 tahun. Pada akhirnya kita tahu apa yang terjadi henokh. begitu akrabnya ia bergaul dengan Tuhan, maka ia tidak sampai mengalami kematian.Henokh diangkat langsung dari dunia yang berlumur dosa ini menuju Surga untuk seterusnya bersama-sama dengan Allah.
Sahabat karib yang akrab dengan kita tentu bukanlah sosok teman yang hanya mencari keuntungan dan kesenagan saja bersama kita. Mereka akan tetap setia bersama kita ketika kita mendapat musibah atau berbagi bentuk kesusahan. mereka akan dengan senang hati membantu kita sedapat-dapatnya ketika kita dalam kesesakan. itu sosok sahabat karib dan seperti itupulalah seharusnya hubungna kita dengan Tuhan. Apakah kita hanya berdoa siang dan malam untuk ditolong Tuhan dari kesusahan, dan setelah itu kita melupakannya? Apakah kita menuduh Tuhan tidak adil atau tidak peduli ketika kita terus bergumul dalam masalah? Apakah kita menempatkan segala kegiatan, kepentingan atau kebutuhan di dunia di atas kebutuhan kita untuk bersekutu dengan Tuhan? itu artinya kita belum menempatkan Tuhan pada posisi sebagai sahabat karib. Padahal Tuhan menjanjikan banyak hal itstimewa kepada orang-orang yang bergaul akrab denganNya.
Takut akan Tuhan akan membawa kita untuk terus membangun hubungan dengna Tuhan hingga ke tingkat kekariban, dan hal itu akan membuat Tuhan terbuka dalam memberitahukan rencana dan rancanganNya pada kita. itu janji Tuhan. Ada penyertaan dan kebersamaan dalam sebuah persahabatan yang terbina akrab, dan itu pun akan terjadi antara kita dengan Tuhan ketika kita bergaul karib denganNya. Jangan tergoda oleh berbagai hal yang ditawarkan dunia yang mampu merenggangkan hubungan kita dengan Tuhan. Seperti halnya kita merasa sakit yang luar biasa jika sahabat kita menghianati kita, tentu Tuhan pun akan merasa kecewa apabila kita menghianatiNya.